Tuesday, March 19, 2019

Verb as Complement


Verb as Complement
Verb as Complement adalah kata kerja pelengkap , pelengkap kata kerja adalah kata atau frase yang melengkapi kata dari subyek,obyek, atau kat kerja .Seperti, misalnya saya akan berusaha (1) untuk bekerja keras (2), kawan saya memutuskan (1) untuk menikah (2) bulan depan, adikku berhenti (1)menangis (2) ketika ibu datang, saya tak tahan (1)untuk jatuh cinta (2) denganmu, dll.

PENGERTIAN GERUND

Gerund adalah suatu kata yang dibentuk dari verb dengan ditambahkan suffix -ing dan berfungsi sebagai noun. Walaupun berfungsi sebagai noun namun masih bertingkah seperti verb jika berada di dalam frasanya (gerund phrase), seperti: diikuti direct object jika gerund berasal dari transitive verb atau dibatasi maknanya dengan adverb.
Kata ini merupakan verbal, yaitu suatu kata yang dibentuk dari kata kerja, namun berfungsi sebagai part of speech lain. Verbal yang lain yaitu infinitive dan participle. Seperti verbal lainnya, kata ini lebih umum untuk menamai action (aksi) atau state of being (keadaan).

Contoh Gerund:

Swimming, walking, playing, building


Berikut adalah verbs yang langsung diikuti oleh gerund (Verb + Gerund).
admit (mengakui)
appreciate (menghargai)
avoid (menghindari)
can’t help
consider (mempertimbangkan)
complete (menyelesaikan)
delay (menunda)
deny (menyangkal)
enjoy (menikmati)
finish (menyelesaikan)
mind (keberatan)
miss (merindukan)
postpone (menunda)
practice (berlatih)
quit (berhenti)
recall (mengingat)
regret (menyesali)
report (melaporkan)
resent (menyesali)
resist (bersikeras)
resume (memulai lagi)
risk (mengambil resiko)
suggest (menyarankan)
begin (mulai)
can’t stand (tidak tahan)
continue (melanjutkan)
dislike (tidak suka)
dread (takut)
hate (benci)
like (suka)
love (cinta)
prefer (lebih suka)
start (mulai)
stop (berhenti)
remember (ingat)
forget (lupa)

Note:
a) Verbs pada baris pertama selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitives).Can’t help di sini berarti “not able to avoid a situation, or stop something from happening “.
b) Verbs pada baris kedua selain diikuti oleh gerund juga dapat diikuti oleh infinitive dengan makna sama dengan bentuk gerund-nya. (Lihat contohnya pada infinitive).
c)  Verbs pada baris ketiga juga dapat diikuti oleh infinitive, tetapi maknanya berbeda dengan bentuk gerund-nya.  Lihat contah  8, 9 & 10 dan bandingkan perbedaan maknanya dengan contoh pada infinitive).
Contoh:
1.   Has Ryan admitted killing eleven people yet? (Apakah Ryan telah mengakui membunuh 11 orang?).
2.   I appreciated being given suggestions by her. (Saya menghargai diberi saran-saran oleh dia).
3.   Tony always avoids answering my questions. (Tony selalu menghindar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya).
4.    I enjoyed being with you last night. (Saya menikmati bersama dengan kamu tadi malam).
5.    Have you finished reading the book yet? (Apakah kamu telah selesai membaca buku itu?)
6.    They prefer playing football to studying. (Mereka lebih milih/suka main sepakbola daripada belajar). Note: Verb prefer jika diikuti oleh gerund, pola kalimatnya berbeda dengan jika diikuti oleh invinitive.
7.    I can’t help worrying about the upcoming exam. (Saya tidak bisa berhenti mengkhawatirkan ujian yang segera/sudah dekat itu).
8.    I want to stop smoking. (Saya mau berhenti merokok). Dalam kalimat ini, subject I berkeinginan untuk tidak merokok-merokok lagi.
9.    My brother always remembers locking his car. (Kakak saya selalu ingat mengunci mobilnya). Selama ini, mobilnya belum pernah dalam keadaan tidak terkunci. Note: Gunakan gerund setelah verb remember jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.
10.  My brother never forgets locking his car. (Kakak saya tidak pernah lupa mengunci mobilnya). Sama dengan contoh 7, selama ini, mobilnya belum pernah dalam keadaan tidak terkunci. Note: Gunakan gerund setelah verb forget jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.

Setelah prepositions
Sebelum diikuti oleh gerunds, prepositions (kata depan) biasanya mengikuti verbs, adjectives, atau nouns. Perhatikan pola berikut:
Subject
verb
adjective
noun
preposition
gerund

a. Verbs + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah verbs + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
approve of (menyetujui)
be better off (lebih baik)
give up (berhenti)
put off (memadamkan)
think about (memikirkan)
think of (memikirkan)
worry about  (mencemaskan)
succeed in (berhasil)
count on (percaya pada)
depend on (tergantung pada)
insist on (bersikeras pada)
keep on (meneruskan)
rely on (tergantung pada)
object to (keberatan)
look forward to (mengharapkan)
confess to (mengakui)

Note: Walaupun diikuti oleh preposition to, phrase pada baris kedua selalu diikuti oleh gerund. So, jangan dibingungkan dengan infinitive.
Contoh:
1.      He gave up smoking because of his doctor’s advice. (Dia berhenti merokok karena saran dokternya).
2.      Jenny insisted on buying that cellphone instead of this one. (Jenny bersikeras untuk membeli HP itu daripada HP ini).
3.      Have you ever thought of studying abroad? (Pernahkah kamu berfikir untuk belajar di luar negeri?)
4.      After a long trial and error, he finally succeeded in fixing his laptop. (Setelah lama mencoba-coba, dia akhirnya berhasil memperbaiki laptopnya).
5.      My older sister objected to not being allowed to go out wit her friends. (Kakak saya keberatan tidak diijinkan keluar rumah dengan teman-temannya).
6.      am looking forward to seeing you soon. (Saya (sedang) sangat menantikan untuk bertemu denganmu segera). INCORRECT jika: I am looking forward to see you soon.
7.      No one has confessed to stealing my money yet. (Tak seorang pun yang telah mengaku mencuri uang saya). INCORRECT jika: No one has confessed to steal my money yet.

b. Adjectives + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah adjectives + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
accustomed to (terbiasa dengan)
intent on (bermaksud)
afraid of (takut pada)
interested in (tertarik dengan)
capable of (bisa/mampu)
successful in (sukses pada)
fond of (gemar pada)
tired of (lelah akan)
Contoh:
1.      Will you be capable of finishing your work by noon tomorrow? (Apakah kamu (akan) bisa menyelesaikan pekerjaanmu sebelum jam 12 siang besok?).
2.      Are you afraid of sleeping in the dark? (Apakah kamu takut tidur dalam keadaan gelap?).
3.      I am tired of studying all day long. Let’s go out to have fun. (Saya lelah (karena) belajar seharian. Ayo kita cari kesenangan di luar).
4.      Judith is fond of singing while taking a shower. (Judith gemar menyanyi ketika sedang mandi shower).
5.      Bobby is accustomed to buying roses for his girlfriend. (Bobby terbiasa membeli mawar untuk pacarnya).

c. Nouns + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah nouns + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
choice of (pilihan)
excuse for (alasan kenapa)
intention of  (maksud)
methods for/of (metode untuk)
possibility of (kemungkinan akan)
reason for (alasan dari)
Contoh:
1.      The teacher gave us a choice of taking another exam. (Guru itu memberi kita pilihan untuk mengikuti ujian lagi).
2.      I am so sorry. I had no intention of hurting your feeling. (Saya sangat menyesal. Saya tidak punya maksud untuk menyakiti hatimu).
3.      He always has an excuse for being late. (Dia selalu punya alasan kenapa (dia) telat).
4.      There is no possibility of recruiting new employees during recession we are facing now. (Tidak ada kemungkinan untuk merekrut pegawai baru selama resesi yang sedang kita hadapi sekarang).
5.      Have you found the best method for improving your English yet? (Apakah kamu sudah menemukan metode terbaik untuk meningkatkan (kemampuan) bahasa Inggris kamu?)
6.      Your reason for getting bad grades is a big nonsense. (Alasan kamu kenapa nilai-nilai kamu jelek adalah omong kosong/bualan belaka).

C. Gerunds as Modifiers
Sering kita temukan kalimat yang menggunakan modifier berupa clause (i.e. prepositions + S + V). Jika subject dari main clause dan modifier tersebut sama, subject dari modifier tersebut dapat dihilangkan, tetapi verbnya berubah menjadi gerund.
Contoh:
1.      After doing the homework, I will play football. = After I do my homework, I will play football.
2.      Cats usually snore while sleeping. = Cats usually snore while they ( the cats) are sleeping.
3.      I had had a very bad English before reading these articles. = I had had very bad English before I read these articles.
4.      Besides watching movies, I like reading novels. = Besides I like watching movies, I like reading novels.
5.      Because of not studying well, I didn’t pass the test. = Because I didn’t study well, I didn’t pass the test. Note: Penggunaan because of dan because adalah berbeda. Can you see the difference?

D. Penggunaan (pronoun/noun) sebelum gerunds
Pada pola-pola di atas, sebelum gerund  juga dapat disisipi pronoun dalam bentuk possessive adjectives (i.e. my, your, his, her, its, their, our) atau oleh noun dalam bentuk possessive (i.e. noun+’s, misalnya:  John’s, Rini’s, Indonesia’s, ect).
Subject
verb
(pronoun/noun)  in possessive form
gerund
Subject
verb
adjective
noun
prepositions
-
-
prepositions
Note: Perhatikan perbedaan pronoun yang digunakan pada infinitive.
  
Contoh:
1.      We are looking forward to your coming next week. (Kami sangat menantikan kedatanganmu minggu depan).
2.      My father doesn’t approve of my brother’s marrying her. (Ayah saya tidak menyetujui kakak saya mengawini dia).
3.      They resented the teacher’s not announcing the exam sooner. (Mereka menyesalkan pak guru yang tidak mengumumkan ujian lebih awal).
4.      He objected to my calling his girlfriend last night. (Dia keberatan atas telpon yang saya lakukan ke pacarnya tadi malam).
5.      We all regret Danny’s not going to school anymore. (Kita semua menyesalkan Danny yang tidak sekolah lagi).
6.      Before my sister’s leaving for Bali next week, my parents are going to have a small gathering at home this weekend. (Sebelum saudara perempuan saya berangkat ke Bali minggu depan, orang tua saya akan mengadakan acara ngumpul di rumah akhir pekan ini).
7.      After his confessing to using drugs, Maria didn’t want to see him again. (Setelah dia mengaku menggunakan narkoba, Maria tidak ingin bertemu  dia lagi).

Negative form Gerunds Bentuk negative gerunds dibuat dengan dengan menempatkan adverbNOT di depan gerund tersebut.
1.      She regretted not seeing her boyfriend last weekend.(Dia menyesal tidak bertemu pacarnya akhir pekan lalu).
2.      Students are usually worried of not getting good grades. (Murid biasanya cemas tidak akan mendapatkan nilai bagus).
3.      The criminal insisted on not telling the truth even though the policemen had tortured him. (Penjahat itu bersikeras tidak menceritakan yang sebenarnya walaupun polisi telah menyiksanya).

Soal
  1. He allowed me use / to use / using his car.
  2. I don’t mind have / to have / having a roommate.
  3. I was getting sleepy, so I had my friend drive / to drive / driving the car.
  4. We noticed Professor Chang to eat / eating / eaten dinner with some friends.
  5. Would you please remind me call / to call / calling Barbo tomorrow.
  6. Romy advised finish / to finish / finishing this test carefully.
  7. Someone advised him finish / to finish / finishing this test carefully.
  8. She likes to have the house clean / to clean / cleaned everyday.
  9. The boy was seen climb / to climb / climbing up a tree.
  10. We saw the poor boy beat / to beat / beaten black and blue.
  11. You had better do / to do / done your work at once.
  12. I can’t imagine such an old man climb / to climb / climbing the mountain.
  13. Maria has been appointed as secretary / secretary / to be secretary.
  14. The thief was heard jump / to jump / jumped off the wall.
  15. Who / What / Which have they named their son?
  16. The teacher wants this test finish / to finish / finished in not more than one hour.
  17. The boy washed his shirts clean / cleanly / cleaned.
  18. The students should be made come / to come / coming on time.
  19. Have you heard English speak / to speak / spoken in your village.
  20. I asked my roommate let / to let / letting me use / to use / used his shoe polish.


Referensi :
kallamanggala.blogspot.com/2013/08/gerunds.html

Pronouns

Pronoun atau kata ganti menggantikan kata benda. Anda membutuhkan kata ganti yang berbeda, bergantung pada dua hal: kata benda yang diganti dan fungsi kata benda tersebut dalam kalimat. Dalam bahasa Inggris, kata ganti bergantung pada jenis kelamin hanya saat Anda mengganti kata benda dengan bentuk orang ketiga tunggal. Kata ganti orang kedua jamak sama persis seperti kata ganti orang kedua tunggal, kecuali untuk kata ganti refleksif.
 Kata Ganti Subjek (Subject Pronoun)Kata Ganti Objek (Object Pronoun)Kata Sifat Kepunyaan (Possessive Adjective/Determiner)Kata Ganti Kepunyaan (Possessive Pronoun)Kata Ganti Refleksif (Reflexive/Intensive Pronoun)
orang pertama tunggalImemyminemyself
orang kedua tunggalyouyouyouryoursyourself
orang ketiga tunggal, laki-lakihehimhishishimself
orang ketiga tunggal, perempuansheherherhersherself
orang ketiga tunggal, netralititits itself
orang pertama jamakweusouroursourselves
orang kedua jamakyouyouyouryoursyourselves
orang ketiga jamaktheythemtheirtheirsthemselves

SUBJECT PRONOUN

Kata ganti subjek mengganti subjek dari sebuah klausa. Dalam bentuk orang ketiga, kata ganti subjek sering digunakan untuk menghindari pengulangan nama subjek.
CONTOH
  • I am 16.
  • You seem lost.
  • Jim is angry, and he wants Sally to apologize.
  • This table is old. It needs to be repainted.
  • We aren't coming.
  • They don't like pancakes.

OBJECT PRONOUN

Kata ganti objek digunakan untuk mengganti kata benda yang merupakan objek langsung atau tidak langsung dari sebuah klausa.
CONTOH
  • Give the book to me.
  • The teacher wants to talk to you.
  • Jake is hurt because Bill hit him.
  • Rachid recieved a letter from her last week.
  • Mark can't find it.
  • Don't be angry with us.
  • Tell them to hurry up!

POSSESSIVE ADJECTIVE/DETERMINER

Kata sifat kepunyaan bukanlah kata ganti, melainkan kata sandang. Namun, kita sebaiknya mempelajari kata sifat kepunyaan saat mempelajari kata ganti karena mirip dengan kata ganti kepunyaan. Kata sifat kepunyaan berfungsi sebagai kata sifat dan diletakkan sebelum kata benda yang dimodifikasi. Kata-kata ini tidak mengganti kata benda seperti kata ganti.
CONTOH
  • Did mother find my shoes?
  • Mrs. Baker wants to see your homework.
  • Can Jake bring over his baseball cards?
  • Samantha will fix her bike tomorrow.
  • The cat broke its leg.
  • This is our house.
  • Where is their school?

POSSESSIVE PRONOUN

Kata ganti kepunyaan mengganti kata benda sebagai subjek atau objek dari sebuah klausa. Karena kata benda yang diganti tidak muncul di dalam kalimat, kata benda itu harus jelas diketahui dari konteks.
CONTOH
  • This bag is mine.
  • Yours is not blue.
  • That bag looks like his.
  • These shoes are not hers.
  • That car is ours.
  • Theirs is parked in the garage.

REFLEXIVE & INTENSIVE PRONOUN

Kata ganti refleksif dan intensif memiliki bentuk yang sama, tetapi berbeda fungsi dalam sebuah kalimat.
Kata ganti refleksif merujuk ke subjek dari sebuah klausa karena subjek yang melakukan tindakan juga merupakan objek langsung atau tidak langsung. Hanya beberapa jenis kata kerja yang bersifat refleksif. Anda tidak dapat menghilangkan kata ganti refleksif dari sebuah kalimat karena tata bahasa kalimatnya akan salah.
CONTOH
  • I told myself to calm down.
  • You cut yourself on this nail?
  • He hurt himself on the stairs.
  • She found herself in a dangerous part of town.
  • The cat threw itself under my car!
  • We blame ourselves for the fire.
  • The children can take care of themselves.
Kata ganti intensif memberi penekanan pada subjek dari sebuah klausa. Subjek ini bukanlah objek tindakan. Kata ganti intensif selalu dapat dihilangkan dari kalimat tanpa mengubah artinya secara signifikan meskipun penekanan terhadap subjek akan hilang. Kata ganti intensif dapat diletakkan tepat setelah subjek dari klausa atau di akhir klausa.
CONTOH
  • I made these cookies myself.
  • You yourself asked Jake to come.
  • The Pope himself pardoned Mr. Brown.
  • My teacher didn't know the answer herself.
  • The test itself wasn't scary, but my teacher certainly is.
  • We would like to finish the renovation before Christmas ourselves.
  • They themselves told me the lost shoe wasn't a problem.


DAFTAR PUSTAKA
https://www.ef.co.id/panduan-bahasa-inggris/tata-bahasa-inggris/pronoun/

Subject – Verb Agreement

Subject-verb agreement adalah persesuaian antara verb (kata kerja) dengan subject kalimat dalam hal number, yaitu: singular (tunggal) atau plural (jamak).

Subjek dapat berupa noun (kata benda), pronoun (kata ganti), atau konstruksi lain yang berakting sebagai noun, seperti gerund dan infinitive. Pada dasarnya, singular subject (subjek tunggal) menggunakan singular verb (kata kerja tunggal), sedangkan plural subject (subjek jamak) menggunakan plural verb (kata kerja jamak).

Subject-Verb Agreement (Umum)

Secara umum pada bentuk simple present tensesingular verb berupa base form / bare infinitive (bentuk dasar dari verb) dengan ditambahkan ending (akhiran) -s/-es. Adapun pada plural verb tanpa ditambahkan ending -s/-es (sebaliknya, plural subjectditambahkan ending -s/-es). Aturan kata kerja ini berlaku pula pada subjek berupa third person (orang ketiga, contoh: Ricky, Anna) dan semua personal pronoun (they, we= jamak; he, she, it= tunggal), kecuali I dan you. Walaupun berupa subjek tunggal, I dan you dipasangkan dengan kata kerja bentuk jamak.
Jika kata kerja dalam verb “to be”, am dipasangkan dengan I, is dengan singular subjectkecuali I dan you, dan are dengan plural subject dan you.
Sedangkan pada past tense, tidak ada perbedaan bentuk kata kerja dalam hal number(tunggal atau jamak) subjek kalimat, semua dalam verb-2, kecuali jika kata kerja yang digunakan merupakan verb “to be” was-wereWas untuk singular subject kecuali you, dan were untuk you dan plural subject.

Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement

Keterangan:

subject= bold; verb= italic
NoContoh Kalimat Subject-Verb Agreement
1The sun rises.
(Matahari terbit.) singular subject, singular verb
2The stars shine.
(Bintang bersinar.) plural subject, plural verb
3Leo rarely eats white bread.
(Leo jarang makan roti putih.) singular subject, plural subject
4You go straight ahead then turn left.
(Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.) singular/plural subject, plural verb
5My boss always comes on time.
(Bos saya selalu datang tepat waktu.) singular subject, singular verb
6They like eating out.
(Mereka suka makan diluar.) plural subject, plural verb
7Ricky is smart.
(Ricky pintar.) verb to be
8The children are naughty.
(Anak-anak itu nakal.) verb to be
9I am hungry.
(Saya lapar.) verb to be
10You are gorgeous.
(Kamu sangat menarik.) verb to be
11She drove fast.
(Dia mengebut.) TIDAK BERLAKU
12I was there yesterday.
(Saya di sana kemarin.) verb to be
13You were always busy.
(Kamu dulu selalu sibuk.) verb to be
Jika ada helping verb / auxiliary verbmaka helping verb-nya yang berubah sedangkan main verb dalam bentuk dasar, present participle (-ing), atau past participle (verb-3). Pilihan helping verb dalam bentuk tunggal-jamak-nya adalah is-arewas-weredoes-do, dan has-have. Khusus untuk has-haveagreement tidak berlaku jika kata tersebut merupakan second helping verb atau digunakan dibelakang helping verb lainnya. Pada situasi tersebut, have yang digunakan.

Daftar Pustaka
https://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-subject-verb-agreement